Kaki Kebas Berkepanjangan? Jangan Dianggap Sepele

Kaki kebas atau mati rasa merupakan keluhan yang cukup sering dialami oleh banyak orang. Umumnya, kondisi ini dianggap ringan dan akan hilang dengan sendirinya setelah beristirahat atau mengubah posisi tubuh. Namun, jika kaki kebas berlangsung hingga 1 bulan atau lebih dan tidak kunjung membaik, kondisi ini tidak boleh dianggap sepele.Kebas yang menetap dapat menjadi tanda adanya gangguan pada sistem saraf atau masalah medis lain yang memerlukan evaluasi lebih lanjut oleh tenaga kesehatan profesional. 


Apa Itu Kaki Kebas?

Kaki kebas adalah kondisi berkurangnya sensasi pada kaki, yang dapat dirasakan sebagai mati rasa, kesemutan, atau sensasi seperti ditusuk-tusuk. Secara medis, keluhan ini terjadi ketika saraf tidak dapat menghantarkan sinyal dengan baik ke otak.Pada kondisi normal, kebas bersifat sementara. Namun, jika berlangsung lama, hal ini menandakan adanya masalah yang lebih serius.

Kapan Kaki Kebas Menjadi Tidak Normal?

Kaki kebas perlu diwaspadai apabila:

  • Terjadi terus-menerus selama lebih dari 2 minggu
  • Tidak membaik meski sudah beristirahat
  • Muncul tanpa sebab yang jelas
  • Semakin lama terasa semakin luas atau berat

Kebas yang menetap selama 1 bulan atau lebih bukan kondisi normal dan sebaiknya segera diperiksakan.


Penyebab Umum Kaki Kebas Berkepanjangan

Kebas kaki yang berlangsung lebih dari beberapa minggu umumnya bukan sekadar masalah ringan. Beberapa kondisi yang sering ditemukan pada gangguan saraf meliputi:

  • Penjepitan saraf (nerve entrapment), misalnya akibat postur atau tekanan mekanis yang berkepanjangan.
  • Neuropati perifer, yaitu kerusakan saraf perifer yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti diabetes, defisiensi vitamin, atau efek samping obat.
  • Masalah pada tulang belakang bawah, seperti herniasi diskus yang menekan akar saraf.
  • Gangguan aliran darah ke tungkai yang dapat memengaruhi fungsi saraf dan jaringan.

Kondisi-kondisi tersebut membutuhkan pemeriksaan mendalam untuk memastikan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat.

 


Tanda Bahaya yang Perlu Diwaspadai

Kebas kaki yang menetap harus segera dikonsultasikan dengan tenaga medis apabila disertai gejala berikut:

  • Kelemahan otot kaki
  • Kesulitan berjalan atau sering tersandung
  • Mati rasa yang semakin luas
  • Nyeri menjalar ke punggung bawah atau tungkai
  • Hilangnya kontrol fungsi motorik

Gejala-gejala tersebut dapat menjadi indikasi adanya gangguan saraf yang serius dan memerlukan evaluasi neurologis komprehensif.

 


Mengapa Pemeriksaan Dini Penting?

Penanganan yang terlambat dapat menyebabkan kerusakan saraf permanen atau menurunnya fungsi kaki secara progresif. Sebaliknya, diagnosis dini meningkatkan peluang pemulihan optimal dan membantu merancang rencana terapi yang sesuai dengan kondisi pasien, termasuk terapi saraf dan rehabilitasi terintegrasi.

 


Bagaimana Penanganan Kaki Kebas?

Kaki kebas yang tidak hilang selama 1 bulan bukan sekadar gejala ringan, melainkan tanda adanya kemungkinan gangguan saraf atau kondisi medis lain yang memerlukan perhatian profesional. Untuk itu, disarankan untuk:

  • Melakukan konsultasi neurologi sejak awal
  • Menjalani evaluasi dan pemeriksaan penunjang sesuai indikasi
  • Mengikuti rencana penanganan dan terapi yang ditetapkan dokter

Di DRI Clinic, layanan neurologi komprehensif tersedia untuk membantu mendiagnosis dan menangani berbagai gangguan saraf dengan pendekatan medis terkini dan terintegrasi. Anda dapat membuat janji konsultasi untuk mendiskusikan keluhan secara langsung dengan tim ahli kami.